Siapa yang gak kenal dunia maya alias cyber, hampir semua kalangan sudah mengenal dunia maya, mulai dari anak-anak, remaja sampai orang tua. Dulu mungkin hidup tanpa internet terasa biasa-biasa saja, tapi kalo sekarang kayanya ada yang kurang.
Banyak sekali alasan seseorang menjadikan internat sebagai kebutuhan, entah itu untuk mempermudah pekerjaan atau hanya untuk bersosialisasi lewat akun jejaring sosial.
Berkomputer ria tanpa koneksi internet seakan menjadi kuno atau old fashion. Makin lama manusia akan sangat tergantung dan akrab dengan kegiatan online. Bisa dibayangkan, saat melangkahkan kaki ke ruangan kantor atau tempat kerja, langkah pertama adalah menyalakan komputer, ambil minum, duduk manis, lalu mulailah buka internet. Mulai dari cek e-mail, cek blog pribadi untuk melihat berapa hari ini yang berkunjung, kemudian buka web-web berita seperti detik.com, kompas.com dsb. sampai buka situs jejaring sosial seperti facebook atau twitter untuk menjaga jalinan silaturahim atau minimal menambah pertemanan.
Tapi yang perlu dipertanyakan apakah hal tersebut sudah menjadi suatu kebutuhan atau hanya kecanduan saja, apakah dengan online bisa memperbaiki ilmu atau menambah knowledge atau malah menciptakan sebuah bentuk perilaku yang baru?.
Nyandu online jelas menyita waktu produktif, tapi kalau memang itu adalah sarana utama, online menjadi kebutuhan. Over nyandu pasti membuat mengurangi atau bahkan menjadi kontra produktif. Jadi online harus memberikan feedback positif kalau tidak maka kita hanya sebagai korban dari teknologi semata. Betul... betul... betul...
0 komentar:
Posting Komentar